Wednesday, September 28, 2011

Hujan

Pernah mencicipi rasa hujan?

Kalau belum harusnya kau mencobanya, ia beda dengan air sungai atau mata air lainnya. Ia semanis bibirku. Senyaman dekapku. Dan setulus sentuhanku.



Tapi, pada penghujung sore ini hanya satu capung yang kembali pulang, mengabarkan besok tak akan ada hujan.

 Hujan sudah pensiun. Sudah berumur 55 tahun. Ia renta dalam usia bumi.

Tapi untukmu, hujan itu aku.

Walau kemarau semakin panjang, aku pasti singgah saat kau mau.




-Novie. 28.9.2011

(gambar diambil dari : http://mawarmawar.files.wordpress.com/2009/12/rain-love2.jpg )

Cemburu

menangkap angin dalam gelap.
dalam getas.
pahit.

merabamu seperti melepaskan semua indera yang tercipta.
memaksaku mengenal lagi apa itu hampa.

nelangsa.

kosong.

seperti pada mula.


_Novie : 28.9.11